[Sinopsis] The Boy

the-boy-movie

SEBENARNYA saya bukan orang yang hobi nonton film horor, karena saya tipikal orang yang penakut, hehehe, cuma karena ‘dipaksa’ istri saja saya mau nonton film-film dengan genre horor, seperti The Forest dan The Boy.

Adalah Greta, seorang gadis yang melarikan diri dari Amerika ke Inggris. Karena membutuhkan uang untuk ‘memulai lagi’ hidupnya setelah hancur dengan kekasihnya, Cole, Greta melamar menjadi pengasuh anak pada sebuah keluarga di Inggris. Sebuah keluarga hanya terdiri dari seorang kakek, seorang nenek dan seorang anak: Brahms yang secara fisik berbentuk boneka.

Meskipun hanya sebuah boneka, Brahmsy–panggilan Greta untuk Brahms–adalah boneka yang hidup. 20 tahun yang lalu Brahms meninggal karena kebakaran di rumahnya. Meskipun mati secara fisik, Brahms masih hidup dan tinggal di rumah tua yang seram itu. Dan kedua orang tuanya mengejawantahkan Brahms dalam bentuk boneka.

Setiap hari Greta harus merawat, memandikan, mengganti baju, mendengarkan musik, bahkan memberi makan Brahms. Banyak peraturan yang tidak boleh dilanggar oleh Greta. Karena sekali saja Greta melanggar, Brahms akan meneror Greta: menguncinya di loteng, mencuri gaun dan perhiasannya, dan menerornya lewat suara-suara dan telepon.

Masalah datang ketika orang tua Brahms (kakek dan nenek itu) harus pergi meninggalkan Greta berdua saja dengan Brahms: untuk ‘berlibur’. Berlibur yang mereka maksud adalah berlibur dari kehidupan untuk selama-lamanya, karena mereka berdua kemudian bunuh diri dengan motif yang hanya bisa ditebak-tebak oleh penonton: tidak tahan dengan perilaku Brahms.

Misteri Brahms satu persatu mulai terurai. Greta–dengan bantuan Malcolm–akhirnya berhasil lolos dari teror Brahms: seorang anak kecil dalam tubuh manusia dewasa yang sebenarnya tidak pernah meninggal, karena dia masih hidup secara fisik dan ada di rumah itu.

Di akhir cerita, saya menjadi paham dengan ‘Greta harus membacakan puisi untuk Brahms dengan suara yang lantang’ atau ‘Greta harus mendengarkan musik klasik dengan suara yang lebih keras dari biasanya’: karena Brahms memang mendengarkan dan melihat semuanya.

Selamat menonton. 🙂

Advertisements

One thought on “[Sinopsis] The Boy

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s