Tata Cara Permintaan Sertifikat Elektronik

SERTIFIKAT Elektronik adalah sertifikat yang bersifat elektronik yang memuat tanda tangan elektronik dan identitas yang menunjukan status subjek hukum para pihak dalam transaksi elektronik yang dikeluarkan oleh penyelenggara sertifikasi elektronik. Serfitikat elektronik dalam kaitannya dengan penerbitan Faktur Pajak secara elektronik berfungsi sebagai otentifikasi pengguna layanan perpajakan secara elektronik yang disediakan oleh DJP berupa:
a. layanan permintaan nomor seri Faktur Pajak melalui laman website https://efaktur.pajak.go.id/
b. penggunaan aplikasi e-faktur untuk pembuatan Faktur Pajak berbentuk elektronik

Sertifikat elektronik bisa diibaratkan seperti TOKEN dalam penggunaan layanan internet banking dari bank. Dimana di dalam token tersebut terdapat password. Maka untuk meminta sertifikat elektronik, PKP akan diminta menginputkan passphrase. Passphrase adalah serangkaian angka dan/atau huruf dan/atau karakter tertentu yang digunakan untuk melakukan instalasi sertifikat elektronik.

Beberapa dasar hukum yang mengatur mengenai sertifikat elektronik diantaranya:
1. Pasal 9A PER-17/PJ/2014;
2. Surat Edaran Direktur Jenderal Pajak nomor SE-20/PJ/2014; dan
3. Pengumuman Direktur Jenderal Pajak nomor PENG-3/PJ/02/2014.

Berdasarkan ketentuan-ketentuan di atas, terkait pemberian sertifikat elektronik, berlaku ketentuan sebagai berikut:
1. Untuk dapat meminta jatah nomor seri Faktur Pajak dan menerbitkan Faktur Pajak dengan aplikasi e-faktur, PKP harus terlebih dahulu memiliki sertifikat elektronik
2. Permintaan sertifikat elektronik dapat dilakukan mulai 1 Januari 2015
3. Bagi PKP yang telah menerbitkan Faktur Pajak berbentuk elektronik sejak 1 Juli 2014 yang ditetapkan melalui KEP-136/PJ/2014 dan KEP-224/PJ/2014, sertifikat elektronik diberikan secara jabatan
4. Sertifikat elektronik dapat dilakukan dengan dua cara, yaitu:
a. secara manual ke KPP tempat PKP dikukuhkan; atau
b. melalui laman/website https://efaktur.pajak.go.id/
5. PKP yang melakukan pemusatan dapat mengajukan permintaan sertifikat elektronik untuk PKP tempat pemusatan maupun PKP cabangnya
6. Permintaan sertifikat elektronik, baik secara manual dengan datang ke KPP maupun melalui website https://efaktur.pajak.go.id/ harus memenuhi persyaratan sebagaimana telah ditetapkan dalam PENG-3/PJ.02/2014, yaitu:
a. Surat Permintaan Sertifikat Elektronik dan Surat Pernyataan Persetujuan Penggunaan Sertifikat Elektronik ditandatangani dan disampaikan oleh pengurus PKP yang bersangkutan secara langsung ke KPP tempat PKP dikukuhkan dan tidak diperkenankan untuk dikuasakan ke pihak lain.
b. Pengurus sebagaimana dimaksud pada huruf a adalah:
1) orang yang nyata-nyata mempunyai wewenang ikut menentukan kebijaksanaan dan/atau mengambil keputusan dalam menjalankan perusahaan sebagaimana dimaksud dalam Undang-Undang KUP; dan
2) namanya tercantum dalam SPT Tahunan PPh Badan tahun pajak terakhir yang jangka waktu penyampaiannya telah jatuh tempo pada saat pengajuan surat permintaan sertifikat elektronik.
c. SPT Tahunan PPh Badan sebagaimana dimaksud pada huruf b.2) harus sudah disampaikan ke KPP dengan dibuktikan asli SPT Tahunan PPh Badan beserta bukti penerimaan surat/tanda terima pelaporan SPT.
d. Dalam hal pengurus namanya tidak tercantum dalam SPT Tahunan PPh Badan sebagaimana dimaksud pada huruf b.2), maka pengurus tersebut harus menunjukkan asli dan menyerahkan fotocopy:
1) surat pengangkatan pengurus yang bersangkutan; dan
2) akta pendirian perusahaan atau asli penunjukan sebagai BUT/permanent establishment dari perusahaan induk di luar negeri.
e. Pengurus harus menunjukkan asli dan menyerahkan fotocopy kartu identitas berupa Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan Kartu Keluarga (KK).
f. Dalam hal pengurus merupakan Warga Negara Asing, pengurus harus menunjukkan asli dan menyerahkan fotocopy paspor, Kartu Izin Tinggal Terbatas (KITAS), atau Kartu Izin Tinggal Tetap (KITAP).
g. Pengurus harus menyampaikan softcopy pas foto terbaru yang disimpan dalam compact disc (CD) atau media lain sebagai kelengkapan surat permintaan sertifikat elektronik (file foto diberi nama: NPWP PKP-nama pengurus-nomor kartu identitas pengurus).
7. Dalam hal PKP adalah PKP cabang atau PKP yang berbentuk kerja sama operasi, sehingga tidak mempunyai kewajiban menyampaikan SPT Tahunan PPh Badan, maka:
a. Untuk PKP cabang:
1) Pengurus yang menandatangani Surat Permintaan Sertifikat Elektronik dan Surat Pernyataan Persetujuan Penggunaan Sertifikat Elektronik harus menunjukkan dan menyampaikan fotocopy surat penunjukan dari pengurus pusat PKP cabang tersebut.
2) Menyampaikan fotocopy SPT Tahunan PPh Badan pusatnya tahun pajak terakhir yang jangka waktu penyampaiannya telah jatuh tempo pada saat pengajuan surat permintaan sertifikat elektronik.
3) SPT Tahunan PPh Badan sebagaimana dimaksud pada angka 2) harus sudah disampaikan ke KPP dengan dibuktikan fotocopy bukti penerimaan surat/tanda terima pelaporan SPT.
4) Pengurus pusat sebagaimana dimaksud pada angka 1) harus tercantum dalam SPT Tahunan PPh Badan sebagaimana dimaksud pada angka 2).
b. Untuk PKP berbentuk kerjasama operasi:
1) Pengurus yang menandatangani Surat Permintaan Sertifikat Elektronik dan Surat Pernyataan Persetujuan Penggunaan Sertifikat Elektronik harus menunjukkan dan menyampaikan fotocopy akta kerja sama operasi tersebut.
2) Menyampaikan fotocopy SPT Tahunan PPh pemilik bentuk kerja sama operasi tersebut tahun pajak terakhir yang jangka waktu penyampaiannya telah jatuh tempo pada saat pengajuan surat permintaan sertifikat elektronik
3) SPT Tahunan PPh sebagaimana dimaksud pada angka 2) harus sudah disampaikan ke KPP dengan dibuktikan fotocopy bukti penerimaan surat/tanda terima pelaporan SPT.

Jangka waktu penyelesaian permintaan sertifikat elektronik ini adalah pada hari yang sama dengan diterimanya surat permintaan.

PKP harus mengajukan pencabutan sertifikat elektronik dalam hal:
1. PKP mengalami perubahan nama perusahaan
2. PKP mengalami pindah KPP
3. PKP lupa passphrase
4. Petugas/karyawan yang tadinya mengurusi e-faktur telah resign dan PKP khawatir akan terjadi penyalahgunaan oleh pegawai tersebut.
Semoga bermanfaat.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s