Jangan Nonton TV Saat Sahur!

SIANG tadi masjid di kantor kami mengadakan kajian dalam rangka tarhib Ramadhan. Tarhib berasal dari kata marhaban. Jadi, tarhib Ramadhan merupakan kajian dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan. Diundang sebagai pembicara dalam kajian tersebut adalah ulama senior, KH Toto Tasmara. Masih dengan gaya ceramahnya yang ringan, lucu, dan banyak menceritakan pengalaman-pengalamannya (terutama pengalamannya dengan negara dan orang Jepang karena beliau pernah tinggal di Jepang), kali ini Toto Tasmara menyuruh kami untuk tidak menonton tv saat sahur.

Beliau bercerita bahwa dulu beliau salah satu orang yang mendukung tv-tv membuat acara saat sahur, agar masyarakat termotivasi dan sebagai hiburan saat sahur. Namun sekarang beliau justru mengampanyekan untuk tidak menonton tv saat sahur. Kenapa? Jawabannya ada di Alquran Surat Ali Imran ayat 17 :

“(Yaitu) orang-orang yang sabar, yang benar, yang tetap taat, yang menafkahkan hartanya (di jalan Allah), dan yang memohon ampun di waktu sahur

Berdasarkan ayat tersebut beliau menyarankan kita agar banyak-banyak membaca istighfar saat sahur, bukannya menonton TV. Beliau juga menyarankan agar kita banyak-banyak melakukan tadabbur Alquran. Tadabbur, bukan tilawah atau tadarrus. Mentadabburi Alquran artinya merenungi, menghayati dan memahami isi Alquran, dengan membaca dan menelaah artinya.

Semoga kita bisa menjadi orang yang lebih baik lagi di Ramadhan yang akan datang ini.

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s