Gravity : karena keheningan tidak selalu menenangkan…

 

Gravity, sebuah film yang menurut saya bagus untuk ditonton dan diceritakan. Bahkan setelah saya baca-baca, James Cameron mengatakan bahwa film ini merupakan film luar angkasa terbaik yang pernah dibuat.

Menceritakan Ryan Stone–diperankan Sandra Bullock–seorang dokter, saya tidak tau dokter apa, cuma dia sedang dalam misi pertamanya bekerja di pesawat ulang alik milik NASA di orbit bumi. Dalam misinya dia ditemani oleh beberapa orang, yang salah satunya astronot Matt Kowalsky yang diperankan oleh George Clooney.

Salah satu obrolan mereka berdua adalah ketika Matt bertanya kepada Ryan, apa yang kamu suka dari luar angkasa? kemudian Ryan menjawabnya dengan keheningannya.

Ketika mereka sedang melakukan spacewalk–saya baru tau istilah ini dari film ini, yang artinya berjalan-jalan bebas di angkasa–salah satu bagian satelit yang lepas (sampah luar angkasa) menghantam pesawat mereka dan menyebabkan kerusakan. Adegan di bagian ini cukup mendebarkan karena Ryan harus terpontang-panting akibat salah satu lengan pesawat putus dan dia terlempar kesana kemari. Kejadian ini jelas merupakan musibah karena pesawat mereka hancur berkeping-keping. Korban berjatuhan, dan hanya tersisa Ryan dan Matt dengan persediaan oksigen yang terbatas.

Film ini sangat hening, hanya suara-suara radio komunikasi mereka dan sesekali terdengar radio dari bumi mengalunkan lagu.

Ryan dan Matt berusaha menyelamatkan diri dengan mendatangi salah satu satelit ISS yang juga telah hancur akibat badai reruntuhan satelit lain. Malang dalam bagian ini Matt harus terpisah dari Ryan dan dia meninggal. Maka Ryan menjadi satu-satunya orang yang masih hidup dalam misi ini.

Ryan harus terus berjuang untuk pulang. Saat-saat perjuangannya itulah dia sempat merasa bahwa dia harus menyerah, bahwa hidupnya akan berakhir saat itu juga. Saat-saat dia hampir menyerah itulah Matt kembali datang menyelamatkan dia, mengajarkan dia cara mendaratkan satelit tanpa bahan bakar. Yang ternyata kemudian akan kita ketahui bahwa Matt yang datang itu hanyalah pikiran bahwa sadar Ryan.

Apakah Ryan berhasil menyelamatkan diri dari keheningan luar angkasa? atau dia mati ditelan keheningan itu?

Sinematografi yang sangat apik, menampilkan keindahan bumi yang tiada taranya. Salah satu bagian film ini adalah menampilkan bagaimana penampakan bumi saat matahari terbit, indah sekali. Pesan yang disampaikan oleh film ini adalah, seburuk apapun keadaannya, kita harus tetap punya semangat untuk hidup, untuk kebahagiaan yang akan kita raih.

Saya tidak tau pasti dampak film ini bagi calon astronot, tapi saya sendiri takut dengan luar angkasa. Keheningan yang diciptakannya, kegelapannya, luar angkasa adalah mulut raksasa yang siap menelan kita kapan saja. Saya banyak menahan nafas sepanjang film ini, karena banyak adegan-adegan yang membuat saya merasa takut.

Jadi, mumpung masih agak lama (mungkin) tayang di bioskop, jangan lupa untuk menonton film ini 🙂

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s