Tax Amnesty dan Antusiasme Wajib Pajak

untitled-design

SAYA ikut merasakan bagaimana hiruk pikuk pelayanan amnesti pajak. Wajib Pajak dengan penuh kesabaran mengantri dari pagi hingga malam hari untuk menyerahkan surat pernyataan harta. Berdasarkan pengalaman saya menjadi petugas penerima dan peneliti berkas SPH, pengecekan kelengkapan dan kebenaran berkas SPH Wajib Pajak memakan waktu yang tidak sebentar. Pengecekan tersebut meliputi:

  • Pengecekan validitas NPWP
  • Pengecekan apakah Wajib Pajak sedang dilakukan penyidikan
  • Pengecekan apakah Wajib Pajak sedang dilakukan pemeriksaan bukti permulaan
  • Pengecekan piutang pajak Non PBB
  • Pengecekan file excel Wajib Pajak
  • Pengecekan kebenaran pengisian SPH
  • Pengecekan kebenaran pengisian lampiran SPH
  • Pengecekan lampiran dokumen hutang
  • Pengecekan kebenaran penghitungan uang tebusan
  • Pengecekan pembayaran uang tebusan
  • Pengecekan lampiran-lampiran (meliputi surat pernyataan, surat pengakuan utang, surat kuasa, dll)

Mengingat banyaknya item yang harus dicek oleh petugas, maka penerimaan berkas SPH memakan waktu yang lama, terlebih apabila ada kekurangan persyaratan maupun kesalahan pengisian file excel.

Meskipun memakan waktu yang lama, ternyata hal tersebut tidak menurunkan semangat dan antusias Wajib Pajak dalam memanfaatkan amnesti pajak. Saya ikut kagum melihat Wajib Pajak (atau perwakilannya: staff konsultan pajak maupun konsultan pajaknya sendiri) mengantri dari subuh hingga malam hari. Bahkan mendekati hari-hari terakhir, beberapa Wajib Pajak rela tidur di kantor agar bisa menyampaikan SPH tepat waktu.

Seperti yang telah disampaikan oleh Presiden RI dan Menteri Keuangannya, deklarasi harta dan pembayaran uang tebusan pada periode pertama amnesti pajak memberikan hasil yang menggembirakan. Semoga keberhasilan tersebut dapat terus berlanjut hingga periode ketiga amnesti pajak berlaku. Tentu saja keberhasilan tersebut berkat izin Tuhan YME dan kerja keras DJP, dan yang tetap memiliki andil paling besar atas keberhasilan tersebut adalah antusiasme Wajib Pajak.

Kini bulan telah berganti, dan sekarang tarif sudah naik. Bagi Wajib Pajak yang belum memanfaatkan amnesti pajak, masih dapat menghitung-hitung plus minus nya mengikuti amnesti pajak hingga akhir Desember tahun ini, atau akhir Maret tahun depan.

Wajib Pajak dan konsultan pajak adalah mitra. Konsultan pajak dan DJP adalah  mitra, karena konsultan pajak merupakan kepanjangan tangan DJP yang masih belum mampu menjangkau seluruh Wajib Pajak. Wajib Pajak dapat memanfaatkan amnesti pajak dengan atau tanpa bantuan konsultan pajak, karena tata cara pengisian maupun perhitungan uang tebusannya sama saja.

Yuk sampaikan SPH!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s