#AADC2

SAYA termasuk satu dari beberapa suami yang dipaksa istri nonton AADC2. Meski dipaksa, akhirnya saya dengan suka cita juga menonton film itu. hehe.

Saya lupa kapan pertama kali menonton AADC, sepertinya sekitar tahun 2004-an. Maklum, belum ada bioskop di kota kami. Dulu, saya orang yang kalau ada masalah dikit terus suka melow galau nggak jelas gitu, ujung-ujungnya bikin puisi atau curhatan di buku tulis, hihi. Puisi-puisi Rangga di AADC banyak menginspirasi saya. Kesan saya setelah menonton AADC yang pertama, Dian Sastro pada saat itu sepertinya menjadi cewek paling cantik se-Indonesia, dan sepertinya predikat itu masih tetap melekat hingga sekarang ya meskipun sudah bersuami dan punya anak.

Suasana yang dibawa AADC2 sedikit berbeda dengan AADC1 ya. Kalau dulu kita banyak dibawa dengan suasana sekolahan SMA di Jakarta, AADC2 mengambil setting di 3 tempat sekaligus, Jakarta, New York dan Yogyakarta. Dan Yogyakarta menjadi fokus utama cerita. Saya bahagia karena selain menjawab penasaran penonton tentang kelanjutan cerita Rangga dan Cinta, AADC2 juga banyak mempromokan banyak lokasi wisata di Yogyakarta.

Rangga secara umum masih seperti dulu, pencinta namun penakut dan peragu. Sementara Cinta masih tetap realistis dan mudah sekali di PHP-in. Iya, Cinta termasuk cewek yang mudah sekali di PHP-in. Bagaimana tidak, bilangnya tidak lagi mau ketemu Rangga, tapi tetap berhias dan gonta-ganti lipstik saat seolah-olah ‘dipaksa’ ketemu Rangga. Secara umum ceritanya memuaskan kalau menurut saya, tidak terlalu ‘sinetron’ banget. Dan lagu Bimbang-nya Melly Goeslaw tetap menjadi lagu magis di film ini.

Agak sedikit terganggu, ketika di kawasan Kompleks Candi Ratu Boko, Rangga dan Cinta harus ngomongin soal pemilu dan pembicaraan tersebut diakhiri dengan pertanyaan “kecewa nggak?” haha.

Saya tidak akan membicarakan soal jalannya cerita, silakan nanti tonton sendiri ya. Intinya film ini sudah berhasil membawa saya kepada nostalgia romantisme jaman SMA. Soal tempat-tempat wisata di Yogyakarta juga bisa googling sendiri pake yahoo. Intinya buat saya, duuuuh kalau jadi cowok jangan terlalu peragu seperti Rangga, sebab berdasarkan pengalaman saya, kalau jadi cowok peragu seperti itu, jodohnya jauh. Dan kalau jadi cewek, jadilah cewek yang cantik seperti Cinta, hehe.

Selamat menonton.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s