Celotehan Pagi (22)

SEORANG tetangga mengeluh bahwa alarm teman kosnya yang disetel setiap jam dua pagi mengganggunya. Alarm tersebut sebenarnya tidak akan mengganggu jika disetel dengan volume yang wajar. Masalahnya alarm dari hp blackberry itu disetel dengan volume paling maksimal, hampir satu RT bisa mendengarnya. Belum lagi alarm tersebut dipasang dengan mode snooze, sehingga setiap berhenti, setelah beberapa menit akan kembali berbunyi. Usut punya usut, teman kosnya menyetel alarm tersebut agar dia bisa bangun pagi untuk melaksanakan sholat tahajjud.

Bahkan niat yang baik jika tidak dilakukan dengan baik akan menimbulkan dampak yang buruk juga ya ternyata. Niat menyetel alarm agar bisa bangun untuk sholat tahajjud, which is amalan yang baik dalam agama Islam, namun karena dilakukan tidak dengan cara yang cermat, menjadi berkurang nilai sosialnya karena mengganggu tetangganya. Memang urusan sholat adalah urusan hamba dengan tuhannya, bukan menjadi urusan sosial. Namun satu hal yang perlu kita ingat adalah, bahwa manusia adalah makhluk sosial, apa pun tindakan yang diambilnya akan membawa dampak bagi kehidupan sosialnya, baik langsung maupun tidak langsung.

Semoga kita bisa belajar dari kasus ini.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s